Berdasarkan Street Food, 5 Makanan Khas Yogyakarta Ini Kudu Kamu Coba

Yogyakarta adalah satu dari dua daerah yang mendapat gelar istimewa di Indonesia, wajar saja jika provinsi ini mampu memberi kesan mendalam bagi para pelancong yang mengunjunginya. Salah satu hal yang membuat kita merindukan Yogyakarta mungkin adalah makanan-makanan khasnya yang punya cita rasa unik. Karena keunikannya tersebut, wajar saja jika David Gelb pun yakin untuk menjadikan salah satu episode karya dokumenternya di Netflix—Street Food—khusus membicarakan kuliner jalanan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Warga Yogyakarta memang terkenal memiliki sifat yang bersahaja. Hal itu pun tercermin pada ragam sajian kulinernya, hampir semua makanan khas Yogyakarta tidak dijual di sebuah restoran mewah dan berkesan kelas atas. Bisa dibilang, makanan-makanan khas Yogyakarta yang memiliki cita rasa lezat dan unik ini memang kebanyakan dapat kita temui di pinggir jalan. Nah, sebelum kamu ngebet cari tiket ke Yogya dan mau buru-buru beli sekarang via online lewat Traveloka, baiknya simak dulu beberapa makanan khas Yogyakarta yang bakal makin bikin kamu yakin ini!

1. Mie Lethek

Karena di zaman dahulu Indonesia pernah dijajah oleh beberapa negara Eropa, masyarakat Indonesia pernah merasakan darurat pangan. Nasi—sumber karbohidrat utama masyarakat Jawa—di masa penjajahan dulu sulit untuk didapat maka singkong pun kerap dijadikan panganan utama di masa paceklik. Nah, salah satu olahan singkong yang tergambar di Street Food dan nampak menggugah selera adalah mie lethek. Mungkin makanan satu ini dalam hal rasa enggak jauh beda dengan mi jawa. Mie rebus yang disajikan bersama ragam sayur, seperti kol, wortel, dan sawi ditambah irisan ayam, bakso, dan dilengkapi kerupuk juga acar. Perbedaan utamanya hanya mie yang dipakai bukan mie telor, melainkan mie singkong.

2. Gudeg

Di Street Food episode Yogyakarta, ada mbah Lindu, yang termashyur sebagai salah satu penjaja gudeg paling tua. Di kiosnya yang sederhana dan hanya buka pagi hari untuk melayani para pencari sarapan, mbah Lindu masih melayani sendiri para pembeli yang datang. Enggak harus di kiosnya mbah Lindu sih, ada banyak kok gudeg enak di Yogya.

3. Thiwul

Kalau kamu udah nonton Street Food episode Yogyakarta, pasti kamu kenal sama mbah Satinem dong! Penjual aneka ragam jajanan pasar yang legendaris dari Yogyakarta, yang legendaris dan lapaknya selalu dipenuhi orang-orang. Konon, untuk beli aneka jajanan pasar di lapak mbah Satinem, kamu harus antre dan dapat nomor antrean. Nah, ada satu jajanan pasar yang kurang dapat highlight di Street Food episode Yogyakarta, yaitu thiwul. Panganan manis dari tepung singkong atau gaplek yang dikukus dengan gula merah dan ditabur parutan kelapa. Rasanya, manis, gurih, dan nagih!

4. Sayur Krechek

Mungkin kamu belum paham, sebenarnya sayur krechek—yang dibuat dari bahan utama kerupuk kulit sapi atau kerbau—ini berbeda dengan sayur gudeg. Meskipun dua sayur ini kerap disandingkan dan saling melengkapi, tetapi keduanya bisa saja mandiri dan disajikan dengan hanya dengan nasi hangat. Jika kamu kurang suka rasa gudeg yang dominan manis, mungkin kamu bisa memilih sayur krechek saja sebagai teman makan nasi untuk kemudian dilengkapi dengan telur pindang atau daging dan ayam.

5. Kue Lopis

mbah Satinem menjadi sangat termashyur dan namanya harum di seantero Yogyakarta karena dulu Presiden Soeharto pernah mengunjungi lapaknya, mencicip, kemudian memuji cita rasa kue lopis buatannya. Jadi, kayaknya kami enggak perlu panjang lebar, kalau kamu liat penampang kue lopis buatan mbah Satinem di Street Food episode Yogyakarta, kamu pasti paham betapa air liur kamu bakal keluar deras karena liat penggambaran betapa mantap tekstur saus gula jawa bikinan mbah Satinem.

Nah, dengan alasan-alasan di atas tadi, seharusnya kamu udah mantap dong buat datang ke Yogyakarta. Yuk, atur rencana liburan kamu ke sana sekarang!

Website Yang Menjual Gamis Syar’i Online Swarga Hijab

Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang harus disediakan. Dan pada saat ini pembelian melalui website bukanlah hal yang asing lagi. Maka dari itu pada artikel kali ini kami akan memberikan informasi berjudul Website Yang Menjual Gamis Syar’i Online Swarga Hijab.

gamis.me adalah website yang menjual pakian jenis long dress untuk muslimah yang umum disebut gamis wanita. Salah satu brand baju yang dijual adalah “SWARGA HIJAB” produk asli yang berasal dari Tulungagung yang berasal dari daerah yang sama dengan kantor website gamis.me.

Cara Membeli Baju di Website Gamis.me

Website Yang Menjual Gamis Syar'i Online Swarga Hijab

Mudah sekali cara berbelanja baju di website gamis.me. Anda tinggal memilih baju yang anda sukai, kemudian memilih opsi varian yang disediakan. Jika anda sudah familiar dengan e-commerce anda bisa memanfaatkan fitur chart yang ada di sana. Anda bisa memilih baju kemudian memasukkannya ke dalam keranjang belanja (chart). Jika anda sudah selesai memilih baju yang dibeli lakukan proses pembayaran dengan melakukan checkout.

Namun jika anda tidak atau belum terbiasa dengan sistem checkout, anda bisa juga membeli pakaian yang anda inginkan melalui whatsapp, sms atau telegram dengan menekan tombol yang tersedia pada halaman produk. Tombol tersebut akan mengarahkan anda pada aplikasi yang anda inginkan untuk melakukan transaksi pembelian. Anda akan dilayani langsung oleh costumer servicenya.

Apakah aman berbelanja di website gamis.me?

Untuk urusan kepercayaan, kami bisa menjamin bahwa gamis.me adalah situs terpercaya. Karena di situs tersebut terdapat alamat lengkap yang bisa anda kunjungi kapan saja. Selain itu layanan pelanggan melalui costumer service yang tersedia akan melayani anda selama jam kerja yang tersedia kapan saja.

Nah tunggu apa lagi, jika anda sedang membutuhkan baju gamis syar’i langsung saja mengunjungi website gamis.me sekarang juga